meili's Blog

just look it ☜(゚ヮ゚☜)

penduduk, masyarakat dan kebudayaan

(( Langsung aj yuk..🙂 ))
Penduduk , masyarakat dan kebudayaan merupakan kesatuan utuh karena dari 3 unsur inilah kehidupan sosial berlangsung.
Penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Pengertian penduduk bisa didefinisi menjadi 2 yaitu :
1. orang yang tinggal di suatu daerah tertentu.
2. orang yang berhak tinggal di suatu daerah berdasarkan hukum. dengan kata lain orang tersebut mempunyai surat resmi untuk tinggal di daerah tersebut, seperti surat dinas untuk bekerja di wilayah itu untuk beberapa tahun kedepan, atau mempunyai bukti kewarganegaraan tetapi orang tersebut memilih untuk menetap di daerah yang lainnya..
Setiap penduduk yang menempati suatu daerah tertentu kian lama makin berkembang menjadi sebuah kelompok masyarakat. Berkembangnya penduduk menjadi masyarakat karena adanya interaksi antara penduduk itu sendiri (individu)dengan kelompok di lingkungan sekitarnya.
Masyarakat (terjemahan dari society) artinya sekelompok individu yang membentuk sebuah sistem dalam kehidupan. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang independen atau saling ketergantungan satu dengan yang lainnya. Sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama.
Penduduk yang telah berkembang menjadi sebuah kelompok masyarakat didaerah tertentu akhirnya mempunyai suatu kebiasaan (adat istiadat) yang berlangsung secara terus menerus didaerah tempat mereka berkembang. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat karena segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, yang intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas dari kelompok suatu masyarakat. Sifat kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya bersifat abstrak Sedangkan perwujudan kebudayaan itu sendiri bersifat nyata. Mengapa demikian? karena perwujudan kebudayaan adalah benda-benda atau alat yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya yang ditujukan untuk membantu individu itu dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat dan berbudaya. Contohnya pola-pola perilaku dilingkungan sekitar, bahasa sehari-hari, peralatan hidup, organisasi sosial dalam kelompok,agama yang berkembang d kelompok masyarakat, seni yang diciptakan dari setiap individu yang berkembang di masyarakat, dan lain-lain. Namun seiring dengan berkembangnya zaman, kebudayaan yang sudah ada sejak nenek moyang kita atau awal berkembangnya kebudaan itu sendiri akan berubah. Hal itu kita kenal dengan Perubahan Sosial Budaya. Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. mengapa demikian? karena pada dasarnya setiap manusia mempunyai sifat bosan. Manusia tidak bisa hanya terpaku pada suatu kebiasaan yang harus selalu dilangsungkan secara terus menerus setiap waktu. Seiring dengan berkembangnya kinerja otak manusia itu maka perubahan yang akan terbentuk semakin kearah yang lebih baik, namun tidak jarang budaya itu berkembang menjadi buruk. Ada tiga faktor yang dapat mempengaruhi perubahan sosial:

1. tekanan kerja dalam masyarakat,
2. keefektifan berkomunikasi,
3. perubahan lingkungan alam.
Perubahan budaya juga dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat, penemuan baru, dan kontak dengan kebudayaan lain. Sebagai contoh, berakhirnya zaman es berujung pada ditemukannya sistem pertanian, dan kemudian memancing inovasi-inovasi baru lainnya dalam kebudayaan.
Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena perbedaan umur, ras, etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan politik dan gender.
Ada beberapa cara yang dilakukan masyarakat ketika berhadapan dengan imigran dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan asli. Cara yang dipilih masyarakat tergantung pada seberapa besar perbedaan kebudayaan induk dengan kebudayaan minoritas, seberapa banyak imigran yang datang, watak dari penduduk asli, keefektifan dan keintensifan komunikasi antar budaya, dan tipe pemerintahan yang berkuasa. cara tersebut antara lain :
1. Monokulturalisme: Pemerintah mengusahakan terjadinya asimilasi kebudayaan sehingga masyarakat yang berbeda kebudayaan menjadi satu dan saling bekerja sama.

2. Leitkultur (kebudayaan inti): Sebuah model yang dikembangkan oleh Bassam Tibi di Jerman. Dalam Leitkultur, kelompok minoritas dapat menjaga dan mengembangkan kebudayaannya sendiri, tanpa bertentangan dengan kebudayaan induk yang ada dalam masyarakat asli.

3. Melting Pot: Kebudayaan imigran/asing berbaur dan bergabung dengan kebudayaan asli tanpa campur tangan pemerintah.

4. Multikulturalisme: Sebuah kebijakan yang mengharuskan imigran dan kelompok minoritas untuk menjaga kebudayaan mereka masing-masing dan berinteraksi secara damai dengan kebudayaan induk.

Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, hubungan dan saling keterkaitan kebudayaan-kebudayaan di dunia saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi dan informasi, hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, migrasi, dan agama. Kesimpulannya penduduk masyarakat dan kebudayaan sangat melekat di kehidupan sehari-hari sebagaimana kita manusia sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain dalam melangsungkan kehidupan.
((Sekian dulu deh, mungkin hanya ini yang dapat saya bagikan. semoga bermanfaat bagi anda sekalian yang membacanya.🙂 ))

Oktober 10, 2010 - Posted by | Uncategorized | , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s